10 Oktober 2013

Chapter 1 : Teringat kembali

Di siang itu yang terletak di ingatanku hanyalah seberkas ingatan pada 10 tahun yang lalu......
 “Riku, jangan main terlalu jauh ya..!!” kata ibuku sesaat sebelum aku pergi bermain di taman, tapi aku hanya menghiraukannya. Saat melewati ayunan, aku melihat seorang anak perempuan membawa 6 mawar berwarna-warni  dan berlari ke arahku  sambil berbisik “Mawar Merah, bunga yang berarti semangat pejuang sesungguhnya” seraya memberikan setangkai mawar merah padaku. Terpana akan kejadian itu, aku pun menoleh dan hanya angin yang ku lihat. Beberapa hari kemudian, aku mendapati setangkai mawar merah dan sepucuk surat di depan teras rumahku yang berisi “Akai no Bara, gelar itu kuberikan padamu, Akamano Riku”  yang bertanda 6 mawar yang mengelilingi sebuah kartu ‘Queen’.
                “Ting Tong, Ting Tong” bunyi bel sekolah selesai. Kegiatanku setiap hari sungguh membosankan, sekolah, pulang, dan mengumpulkan koleksi anime dan otaku milkku, sungguh membosankan. Sambil melihat surat yang ditinggalkan anak peremuan yang namanya tidak kuketahui itu, dan tiba-tiba logo mawar warna merah itu bersinar dan dada sebelah kiriku terasa sakit, badanku lemah dan tidak sadarkan diri. Saat tersadar, aku di kamarku dan ibu menyuruhku untuk istirahat sementara waktu, untuk hari itu aku tidak bisa tidur dan memjamkan mata sambil membayangkan apa yang terjadi di sekolah tadi siang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar